Tampilkan postingan dengan label sok puitis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sok puitis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Desember 2008

seuntai kata dari anakmu, ibu


ibu, sebenarnya senandungmu tak merdu-merdu amat,
tapi entah mengapaaku bisa terlelap.

dongengmu kadang biasa saja [tergantung mood yang tak bisa ditebak],
tapi gayamu orisinil, membuatku terpingkal-pingkal.

masakanmu kadang membingungkan,
anehnya selalu memuaskan mulut rakus kami.

kata-katamu royal tak terbilang,
duh,,, justru bapak makin mabuk kepayang.

tahukah senjatamu yang paling hebat?
diammu..ampuh bikin kami bersimpuh patuh.

untunglah kasihmu luber melimpah,
senda guraumu melebihi marahmu,
mekarkan segala kebaikan dalam diriku,

ibu,,,
aku mencintaimu sampai perih hatiku..

.